Home Pendidikan Diduga Rekayasa Anggaran, Penggunaan Dana BOS SDN Sagara 1 Dipertanyakan

Diduga Rekayasa Anggaran, Penggunaan Dana BOS SDN Sagara 1 Dipertanyakan

188
0
SHARE
Diduga Rekayasa Anggaran, Penggunaan Dana BOS SDN Sagara 1 Dipertanyakan

Keterangan Gambar : pihak sekolah mengalokasikan Rp19.200.000 untuk pembayaran honorarium serta Rp11.327.600 untuk pemeliharaan sarana dan prasarana (sarpras).


Ugdnews.com, Garut – Pengalokasian dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2026 di SDN Sagara 1, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, menuai pertanyaan.

Berdasarkan data yang diperoleh, pihak sekolah mengalokasikan Rp19.200.000 untuk pembayaran honorarium serta Rp11.327.600 untuk pemeliharaan sarana dan prasarana (sarpras). Namun realisasi dan peruntukan dana tersebut disebut belum jelas.

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SDN Sagara 1, Siswoyo, S.Pd.SD, menyatakan bahwa di sekolah yang dipimpinnya saat ini sudah tidak ada lagi guru honorer.

“Sudah tidak ada guru honorer,” ujarnya. Selasa (10/3/2026).

Terkait anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana, Siswoyo membenarkan bahwa anggaran tersebut memang ada, namun hingga kini belum dilakukan pengerjaan.

Sementara itu, bendahara sekolah menjelaskan bahwa anggaran honor untuk guru sudah tidak tersedia, tetapi masih terdapat alokasi untuk operator sekolah.

“Kalau honor guru sudah tidak ada, hanya untuk operator,” katanya.

Namun demikian, informasi berbeda muncul dari sumber di lingkungan sekolah yang menyebutkan bahwa terdapat satu guru olahraga yang baru masuk sebagai tenaga honorer.

Perbedaan keterangan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai penggunaan dan peruntukan anggaran honorarium yang tercantum dalam data anggaran BOS, serta transparansi pengelolaan dana di lingkungan sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai detail realisasi anggaran honorarium serta jadwal pelaksanaan pemeliharaan sarana dan prasarana yang telah dianggarkan tersebut.

( Red )

Iklan Detail Video

iklanhomebawah