Home Daerah Pemilik Grup Sahabat Presiden Imbau Anggota Waspada Terhadap Dugaan Penyalahgunaan Akun

Pemilik Grup Sahabat Presiden Imbau Anggota Waspada Terhadap Dugaan Penyalahgunaan Akun

90
0
SHARE
Pemilik Grup Sahabat Presiden Imbau Anggota Waspada Terhadap Dugaan Penyalahgunaan Akun

Keterangan Gambar : Pemilik dan pengelola WA Grup (admin) 'Sahabat Presiden', mengimbau seluruh anggota grupnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya dugaan penyalahgunaan akun yang mengatas namakan grup tersebut.


UgdNews.com, Tangerang - Pemilik dan pengelola WA Grup (admin) 'Sahabat Presiden', mengimbau seluruh anggota grupnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya dugaan penyalahgunaan akun yang mengatas namakan grup tersebut.

Menurut keterangan pemilik grup, peristiwa tersebut bermula pada hari Jumat sekitar pukul 16.00 WIB ketika dirinya menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai “Jenderal Sutanto”. Dalam komunikasi tersebut, pihak yang bersangkutan meminta agar dimasukkan sebagai admin di Grup Sahabat Presiden.

Pemilik grup menjelaskan bahwa Grup Sahabat Presiden selama ini dikelola langsung olehnya dan diketahui oleh seluruh anggota grup. Saat ini grup tersebut beranggotakan sekitar 212 orang yang sebagian besar merupakan teman, sahabat, dan rekan dekat yang telah lama bergabung dalam wadah komunikasi.

Atas kejadian itu, pemilik grup menilai identitas pihak yang menghubunginya masih perlu diverifikasi. Ia mengingatkan seluruh anggota agar tidak mudah mempercayai pihak-pihak yang mengatasnamakan pengurus grup maupun tokoh tertentu tanpa adanya konfirmasi resmi.

“Saya selaku pemilik dan pendiri Grup Sahabat Presiden memohon kepada seluruh teman-teman anggota grup untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Jangan mudah percaya terhadap pesan, permintaan bantuan, permintaan data pribadi, maupun informasi lain yang mengatasnamakan Grup Sahabat Presiden tanpa verifikasi yang jelas,” ujarnya.

Dirinya juga meminta seluruh anggota untuk tidak memberikan kode OTP, PIN, data pribadi, maupun melakukan transfer dana kepada pihak mana pun yang menghubungi dengan mengatasnamakan admin atau pengurus grup.

Selain itu, anggota grup diimbau untuk segera melaporkan apabila menerima pesan yang mencurigakan serta menyimpan seluruh bukti percakapan yang berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan akun.

Pemilik grup menegaskan, bahwa; keamanan dan kenyamanan anggota merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, seluruh anggota diminta tetap waspada dan melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima guna mencegah terjadinya penipuan atau tindakan yang dapat merugikan anggota grup.

“Kami mengajak seluruh anggota untuk bersama-sama menjaga keamanan Grup Sahabat Presiden agar tidak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kewaspadaan dan komunikasi yang baik antaranggota menjadi kunci untuk mencegah berbagai bentuk penyalahgunaan akun maupun modus penipuan digital,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, Grup 'Sahabat Presiden' juga merupakan Grup Sahabat Jurnalis yang dibentuk sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi, komunikasi, dan sinergi antara sesama insan pers, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat (Ormas), LSM, instansi pemerintah, pejabat, serta seluruh elemen masyarakat. 

Grup 'Sahabat Presiden' ini juga menjadi sarana berbagi informasi, berita, dan wawasan yang akurat, berimbang, terpercaya, serta dapat di pertanggungjawabkan kepada publik sesuai dengan prinsip jurnalistik dan etika profesi.

(Tim/Red)

Sumber: David.S.E. (pemilik grup Sahabat Presiden)

Iklan Detail Video

iklanhomebawah