
Keterangan Gambar : Puluhan pengusaha rental mobil mendeklarasikan pembentukan Asosiasi Pengusaha Rental Mobil Nusa Tenggara Timur (ASPREM NTT).
UgdNews.com, KOTA KUPANG - Puluhan pengusaha rental mobil mendeklarasikan pembentukan Asosiasi Pengusaha Rental Mobil Nusa Tenggara Timur (ASPREM NTT).
Asosiasi ini dibentuk sebagai wadah bersama guna memperkuat solidaritas, perlindungan, serta profesionalitas pelaku usaha rental mobil di Nusa Tenggara Timur.
ASPREM NTT didirikan oleh 60an pengusaha sebagai anggota. Asosiasi tersebut saat ini diketuai Frangky Ronald Boelan dan mulai memperkuat struktur organisasi serta agenda kerja setelah menggelar rapat bersama badan pengurus dan anggota di Resto Kapal Ikan, Kota Kupang, Sabtu (3/10/2026).
Ronald mengatakan, ASPREM NTT hadir untuk menjadi wadah bersama bagi pengusaha rental mobil dalam memperjuangkan kepentingan anggota sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat.
“ASPREM NTT hadir sebagai wadah yang nantinya menjadi pelindung bagi para pengusaha rental mobil di NTT,” kata Ronald kepada wartawan.
Salah satu agenda yang tengah menjadi perhatian asosiasi adalah penyusunan skema tarif dasar rental mobil. Menurut Ronald, tarif dasar diperlukan sebagai acuan bersama agar persaingan usaha tidak berujung pada perang harga yang dapat merugikan pelaku usaha.
ASPREM NTT nantinya akan mendorong agar skema tarif yang disepakati bersama dapat diperjuangkan menjadi standar tarif bagi usaha rental mobil di NTT.
Selain persoalan usaha, ASPREM NTT juga menempatkan aspek legalitas sebagai bagian penting dalam membangun industri rental mobil yang profesional. Ronald mengatakan, seluruh anggota yang saat ini tergabung telah memiliki badan hukum masing-masing.
Asosiasi juga akan membantu pengusaha muda yang ingin bergabung untuk memiliki badan hukum resmi. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari penguatan dan pengkaderan pelaku usaha rental mobil di NTT.
Untuk memperkuat organisasi dari sisi hukum, ASPREM NTT menunjuk Andre Lado, S.H., sebagai lawyer asosiasi. Pendampingan hukum tersebut diharapkan dapat memberikan pijakan yang lebih kuat bagi organisasi dalam menjalankan program serta memperjuangkan kepentingan anggotanya.
Ronald menegaskan, keberadaan ASPREM NTT tidak semata-mata untuk kepentingan bisnis anggotanya. Asosiasi juga ingin mendorong agar sektor rental mobil berkembang secara profesional dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
“ASPREM NTT hadir bukan saja untuk memperkuat ekosistem bisnis rental mobil, tetapi juga mendorong perekonomian daerah sehingga memberikan dampak nyata serta berkontribusi terhadap PAD yang signifikan,” ujar Ronald.
Dengan anggota yang telah mencapai lebih dari 60 pengusaha, ASPREM NTT kini mulai membangun organisasi yang lebih terstruktur dengan fokus pada penguatan legalitas, perlindungan anggota, standardisasi usaha, dan terciptanya iklim bisnis rental mobil yang sehat di Nusa Tenggara Timur.
(Red)
















LEAVE A REPLY