Home Daerah Seolah Tutup mata, Pemkab OKU di Duga Membiarkan Pusat Kesehatan Masyarakat Terbengkalai

Seolah Tutup mata, Pemkab OKU di Duga Membiarkan Pusat Kesehatan Masyarakat Terbengkalai

43
0
SHARE
Seolah Tutup mata, Pemkab OKU di Duga Membiarkan Pusat Kesehatan Masyarakat Terbengkalai

Keterangan Gambar : Kondisi Pusat Kesehatan Masyarakat, di desa Tanjung Sari Kecamatan Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) kini menuai sorotan tajam.

Ugdnews.com, OKU- Kondisi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di tepatnya di desa Tanjung Sari Kecamatan Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) kini menuai sorotan tajam. 

Fasilitas pelayanan kesehatan yang seharusnya menjadi ujung tombak pelayanan publik itu justru berubah menjadi bangunan tidak layak pakai dan berpotensi membahayakan keselamatan pasien maupun tenaga medis.

Berdasarkan pantauan awak media serta laporan dari warga di lapangan, Jumat (17/04/2026) kerusakan terjadi hampir di seluruh bagian bangunan. Atap bocor parah saat hujan, plafon lapuk dan terancam runtuh, dinding retak, serta sistem sanitasi yang tidak berfungsi optimal.

Kondisi ini telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan signifikan. Lebih memprihatinkan lagi, dugaan kelalaian mulai mencuat, sampai salah satu warga yang namanya tidak mau di sebutkan.

Tidak ada perawatan rutin terhadap bangunan dalam kurun waktu yang panjang. Sampai saat ini kami tidak terlihat adanya anggaran perbaikan yang direalisasikan secara transparan.

Keluhan masyarakat berulang kali disampaikan, namun sampai saat ini tidak ditindaklanjuti secara konkret. Dan pelayanan tetap dipaksakan berjalan meski kondisi bangunan membahayakan. Ini bukan sekadar rusak ringan, ini sudah membahayakan. Kalau sampai ada korban, siapa yang bertanggung jawab, sampainya dengan nada geram.

Terpisah, kepala desa Tanjung Sari Kecamatan Pengandonan Kabupaten OKU Junaidi Minggu (19/04/2026) saat di konfirmasi portal ini menyampaikan, di tahun lalu sudah kami sampaikan perehapan atau pembangunan Pukesmas ini, akan tetapi hingga saat ini tidak ada penjelasan dari dinas terkait, ucap Kades Tanjung Sari.

Kan warga akan menilai dalam kondisi ini bisa memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran sistematis oleh pihak terkait, khususnya pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan instansi teknis. Sikap yang dinilai lamban bahkan cenderung mengabaikan ini memicu kekecewaan masyarakat.

Sudah beberapa kali kami memperbaiki Pukesmas tersebut, bisa dilihat, sudah banyak di yang perbaiki beberapa kali melayang di terpa angin, dalam hal ini kami sangat meminta untuk diperhatikan Pukesmas yang ada di desa Tanjung Sari Kecamatan Pengandonan Kabupaten OKU.

Lanjut, sejumlah pihak menilai, jika benar tidak ada langkah cepat dari pemerintah, maka hal ini berpotensi masuk dalam kategori kelalaian dalam penyelenggaraan pelayanan publik sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang mewajibkan pemerintah menyediakan layanan yang aman, layak, dan berkualitas.

Selain itu, jika ditemukan adanya anggaran yang tidak digunakan atau tidak tepat sasaran, maka tidak menutup kemungkinan mengarah pada dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan daerah yang dapat ditelusuri melalui mekanisme pengawasan oleh Inspektorat maupun aparat penegak hukum.

Tenaga kesehatan yang bertugas juga berada dalam posisi sulit. Mereka tetap dituntut memberikan pelayanan maksimal, namun dengan fasilitas yang jauh dari standar kelayakan.

Masyarakat kini mendesak Pemkab OKU untuk segera melakukan audit kondisi bangunan mengalokasikan dan merealisasikan anggaran perbaikan secara transparan.

Jika perlu, menghentikan sementara operasional demi keselamatan, menetapkan pihak yang bertanggung jawab atas kondisi ini.

“Jangan tunggu viral atau ada korban baru bergerak. Ini soal nyawa manusia,” tegas Kepala desa Tanjung Sari.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemkab belum memberikan pernyataan resmi terkait kondisi Puskesmas tersebut, memperkuat kesan bahwa persoalan ini tidak menjadi prioritas.

(Marshal/Tim)

Iklan Detail Video

iklanhomebawah